Sabtu, 19 Mei 2012

Launcing & Bedah Buku Islam di Andalusia

MENGENAL LEBIH DEKAT MUTIARA PERADABAN ISLAM
DI BUMI HISPANIA
Oleh :  Marlis Herni Afridah

Buah Refleksi :
ANDALUSIA
MUTIARA PERADABAN ISLAM DI KERAJAAN SPANYOL
Penulis : Prof.H. Laode M.Kamaluddin,Ph.D & Awaludin Marwan,MA

Rasanya tidak berlebihan jika menyebut buah karya Prof. Laode M.Kamaluddin dan Awaluddin Marwan,MA ini sebagai magnum opus tentang sejarah peradaban Islam di Andalusia. Mengingat masih jarang sekali sejarah peradaban Islam di Andalusia diterangkan secara utuh dalam literasi berbahasa Indonesia. Sejarah peradaban Islam di Andalusia biasanya hanya diterangkan sedikit, sebagai satu bagian dari sub-bab dalam buku-buku sejarah peradaban Islam pada umumnya. padahal Sejarah peradaban Islam di Andalusia adalah rekam jejak yang sangat penting tentang masa keemasan peradaban Islam terutama di Eropa Barat, yang pada kemudian hari menjadi stimulus bagi lahirnya renaissance di Eropa yang saat itu berada dalam masa kegelapan, diliputi kebodohan, takhayul, dan khurafat. 

Anak Udik dan World Affairs

Kelas 5 SD adalah awal perkenalanku dengan dunia, dengan hubungan internasional. Aku mempelajari 5 benua : Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia. Mempelajari segala macam nama negara dan ibu kotanya di luar kepala. Belakangan aku sadar, minatku pada sejarah tumbuh pada saat kelas 3 SD. Dan minatku pada hubungan internasional atau lebih asik kalo disebut “World Affair”, tumbuh saat aku kelas 5. Aku terpana mendapati dunia begitu luas, dan disaat yang sama, melalui pelajaran Fisika yang menjelaskan betapa luasnya jagat raya ini, aku insaf, betapa kecilnya bumi ini, dengan ratusan negara dan ibu kotanya yang aku hafal dengan senang hati tanpa perintah guru. Kebiasaan burukku sejak kecil memang suka belajar sendiri, tapi ndableg bukan buatan untuk remeh temeh tugas sekolah, dan mungkin terbawa hingga aku masuk kuliah. Entahlah. 

Minggu, 08 April 2012

Paper 4 Cider Rapid Islamic Center & Iowa University

INDONESIAN MOSLEM YOUTH AND THE RISE OF ASIA

By : Marlis Herni Afridah

       I.            A Brief Introduction to Indonesia
  
With 17,508 islands (6,000 of which are inhabited), Indonesia is the largest archipelago country in the world. It is bordered directly with Timor-Leste, Malaysia, and Papua New Guinea.
Indonesia is the fourth most populous country in the world with approximately 238 million inhabitants. The average age of Indonesian citizen is about 28.2 years old. The population growth rate is about 1.1% in 2010.
Indonesia’s political system is a presidential republic. President is the head of state and the head of government, elected every five years directly by the people. Institution authorized to change and set the constitution is the People's Consultative Assembly (MPR), which consists of the House of Representatives (DPR) and the Regional Representatives Council (DPD). The Independence from Dutch colonist achieved on August 17 1945.

Tugas UAS Ilmu Sejarah-SPI 3

DARAH, ANGKARA DAN TAHTA

Langit dunia temaram. Angin dingin menyeka seluruh istana di kotaraja. Sekilas  nampak para prajurit berjaga-jaga. Saat itu, di bale maguntur sedang di adakan pasewakan yang di ikuti oleh hampir semua unsur pejabat dan kerabat singasari.
Bale Maguntur adalah tempat biasa dilaksanakannya pasewakan dan pisowanan ageng sekaligus menjadi bagian muka istana raja. Pasewakan dan Pisowanan biasa diikuti oleh segenap kesatria, para pendeta, pujangga, serta dua orang Dharmadyaksa dengan tujuh pembantu yang selalu menyertainya. Bagian utara istana diperuntukan para pujangga dan menteri, bagian timur tempat duduk keluarga anak mantu raja, semuanya menghadap ke satu arah, yaitu rumah kecil tempat duduk raja yang biasa disebut Balai Witana.

Selasa, 03 April 2012

Dialog Hati dan Pikiran Sepanjang Jalan Asrama-FTI

DIALOG HATI DAN PIKIRAN SEPANJANG JALAN ASRAMA-FTI

Akibat tadi malam begadang terlalu larut, pagi ini aku harus bangun dengan susah payah, terseok-seok ke tempat wudhu untuk menunaikan shalat subuh. Tertidur lagi, terseok-seok lagi dan bergegas pergi ke kampus. Biasanya, vespa perang Winston Churcill pada masa perang dunia kedua -begitu Taufan Al-giffari memberi nama motor Vario Matic-ku- menemaniku sepanjang perjalanan dari asrama menuju Fakultas Teknologi Industri, tapi tidak kali ini. Kali ini aku berjalan kaki ke fakultas sambil menikmati semilir angin dan cicit burung yang bernyanyi bersahu-sahutan di pepohonan sepanjang jalan asrama-FTI. Aku mulai asik dengan pikiranku sendiri. Autis