Senin, 18 Juni 2012

Dilema Indonesia


Media kembali ramai. Setelah berbagai fenomena ‘menarik’ silih berganti mewarnai kehidupan masyarakat di negeri Indonesia tercinta, pagi ini kita kembali disuguhi sebuah drama menarik dari nadi utama kehidupan bangsa, pemimpin tertinggi Republik Indonesia (RI). Susilo Bambang Yudhoyono.
Beberapa waktu lalu media ramai karena Wapres Boediono sedikit ‘terpleset’ dalam pidatonya di sebuah acara Pertemuan Takmir Masjid Indonesia berkaitan dengan kemungkinan ‘diperhalusnya’ pengeras suara di masjid demi kenyamanan masyarakat sekitar. Media pagi ini kembali heboh dengan ‘curhatan’ SBY dalam pidatonya yang membela partai Demokrat (PD)  yang dianggapnya selalu menjadi sasaran serangan pemberitaan-pemberitaan miring oleh media.

Selasa, 12 Juni 2012

Jumat, 08 Juni 2012

Quiz @Manajemen Proyek

MANAJEMEN PROYEK

Anda login sebagai MARLIS HERNI AFRIDAH. (Keluar)
You are here

Kuis Manajemen Proyek
Review of attempt 1
Top of Form
Bottom of Form

Sabtu, 19 Mei 2012

Launcing & Bedah Buku Islam di Andalusia

MENGENAL LEBIH DEKAT MUTIARA PERADABAN ISLAM
DI BUMI HISPANIA
Oleh :  Marlis Herni Afridah

Buah Refleksi :
ANDALUSIA
MUTIARA PERADABAN ISLAM DI KERAJAAN SPANYOL
Penulis : Prof.H. Laode M.Kamaluddin,Ph.D & Awaludin Marwan,MA

Rasanya tidak berlebihan jika menyebut buah karya Prof. Laode M.Kamaluddin dan Awaluddin Marwan,MA ini sebagai magnum opus tentang sejarah peradaban Islam di Andalusia. Mengingat masih jarang sekali sejarah peradaban Islam di Andalusia diterangkan secara utuh dalam literasi berbahasa Indonesia. Sejarah peradaban Islam di Andalusia biasanya hanya diterangkan sedikit, sebagai satu bagian dari sub-bab dalam buku-buku sejarah peradaban Islam pada umumnya. padahal Sejarah peradaban Islam di Andalusia adalah rekam jejak yang sangat penting tentang masa keemasan peradaban Islam terutama di Eropa Barat, yang pada kemudian hari menjadi stimulus bagi lahirnya renaissance di Eropa yang saat itu berada dalam masa kegelapan, diliputi kebodohan, takhayul, dan khurafat. 

Anak Udik dan World Affairs

Kelas 5 SD adalah awal perkenalanku dengan dunia, dengan hubungan internasional. Aku mempelajari 5 benua : Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia. Mempelajari segala macam nama negara dan ibu kotanya di luar kepala. Belakangan aku sadar, minatku pada sejarah tumbuh pada saat kelas 3 SD. Dan minatku pada hubungan internasional atau lebih asik kalo disebut “World Affair”, tumbuh saat aku kelas 5. Aku terpana mendapati dunia begitu luas, dan disaat yang sama, melalui pelajaran Fisika yang menjelaskan betapa luasnya jagat raya ini, aku insaf, betapa kecilnya bumi ini, dengan ratusan negara dan ibu kotanya yang aku hafal dengan senang hati tanpa perintah guru. Kebiasaan burukku sejak kecil memang suka belajar sendiri, tapi ndableg bukan buatan untuk remeh temeh tugas sekolah, dan mungkin terbawa hingga aku masuk kuliah. Entahlah.